Menjalin Hubungan Gelap, Guru Olahraga Diadukan Warga
BANJARNEGARA – Puluhan warga Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara beserta sejumlah anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) menggeruduk kantor UPTD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kecamatan Kalibening.
Kedatangan warga sekitar pukul 11.00 dengan menumpang truk tersebut untuk mengadukan Suparmono, guru olahraga di SDN III SDN 3 Sikumpul, Kecamatan Kalibening karena sudah lama menjalin hubungan gelap dengan warga Lawen bernama Siti Fatonah.
Bahkan, akibat hubungan tersebut Siti Fatonah sudah melahirkan bayinya yang baru berusia 5 bulan. Marwoto, anggota BPD yang juga masih saudara dengan Siti Fatonah mengaku sangat tersinggung dengan Suparmono yang tidak mau bertanggung jawab. Meski Suparmono sudah mengakui perbuatannya, namun belum terlihat ada gelagat tanggung jawab dan tak ada rasa malu.
“Keluarga sudah memberi waktu dari tanggal 7 hingga 14 Desember 2010 untuk ada permintaan maaf dari dia (Suparmono-red), tetapi tidak ada yang datang kepada kami. Apa itu namanya bertanggungjawab.
Apalagi kami juga meragukan kelahiran bayinya tersebut, janganjangan diaborsi karena bayinya meninggal setelah dilahirkan,” ungkap Marwoto. Turyanto (53) ketua RT 1/VII Lawen mengatakan, sebenarnya dari pihak keluarga perempuan (Siti Fatonah) tidak menuntut untuk dinikahi. Keluarga hanya minta ada permintaan maaf dari Suparmono. “Hanya minta maaf saja dia tidak mau, apakah itu watak seorang guru, sudah PNS lagi,” kata dia.
Pusing
Warga lainnya, Dahyo mengatakan, dengan tidak adanya itikad baik dari Suparmono, pihaknya meminta agar kasus ini diproses lebih lanjut. Warga mendesak agar oknum guru yang sudah berstatus PNS tersebut dilaporkan ke atasan dan diberikan sangsi.
“Jika Dindikpora sini (Kecamatan Kalibening-red) tidak ada jawaban, kami akan mengerahkan lebih banyak warga untuk mendatangi kantor Dinas Pendidikan kabupaten, ” tegas Dahyo. Sekitar pukul 14.30, pertemuan warga dengan kepala UPTD Dindikpora Kecamatan Kalibening selesai serta warga kembali ke rumah masing-masing dengan menggunakan satu truk. Usai menemui warga, Kepala UPTD Dindiikpora Kecamatan Kalibening Alip enggan dimintai komentar dan mengaku sedang pusing.
sumber: wawasandigital.com
Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait, artikel acak : Ibukota Negara Lebih Baik Pindah ke Luar Jawa.
Artikel Terbaru
- Twitter Bakal Makin Banyak Iklan di Tahun 2011
- Google Segera Luncurkan Tablet Baru Untuk Saingi iPad 3
- Google Sumbang Jutaan Dollar Untuk Proyek Tenaga Surya
- BRI Tanam 4000 Ketapang Laut
- Perbaikan Tanggul Sungai Diusulkan Dana Rp 10 Miliar
- Pemilihan Putra Putri Batik SMA Negeri 1 Bukateja
- Puskesmas Lakukan Pengobatan Keliling
- Serangan Chikungunya Meluas
- Warga Ring Satu Mengharap Kompensasi
- Tambah Fasilitas, Pasar Wage Pasang Exhoust
- PKL Siapkan Konsep Baru
- Nyore Tumpeng Bareng Bupati
- BIN Telusuri Dugaan Sabotase
- Nanti Malam Api Bisa Padam
- Peringatan Potensi Tsunami Dicabut
- Terlalu Berbahaya, Heli Batal Padamkan Tangki
- Jam Kerja PNS Berubah
- Shelter Tidak Bisa Diterapkan di Banyumas
- Sebagian Besar Rumah Dinas Kepala SD Rusak
- Siswi SMK Lahirkan Bayi Laki-laki

mohon diberitakan kejadian apapun,supaya kami bisa mamantaun,karena kami asli
wong banjarnegara,sekarang kami ada dijakarta.terimakasi,semoga kota kita aman dan tentram.amin