Purwokerto Urutan Ke 5 Calon Ibu Kota RI
PURWOKERTO-Wacana pemindahan pusat pemerintahan Indonesia dari Jakarta ke daerah, terus bergulir. Dan Purwokerto pun disebut-sebut sebagai kota pengganti Jakarta. Bahkan Purwokerto masuk dalam urutan kelima diantara kota-kota nominator lainnya.
Bupati  Banyumas Drs Mardjoko MM mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya pernah ditanya seorang pejabat di pusat mengenai kesiapan jika memang Purwokerto benar nantinya akan dijadikan ibukota. “Saya mengatakan kepada beliaunya bahwa saya akan menanyakan dulu kepada lembaga legislatif. Kabar yang saya dapatkan ini benar adanya. Purwokerto masuk nominasi ke lima kota yang akan menggantikan Jakarta,” kata Bupati di sela-sela sambutannya dalam rapat paripurna persetujuan 5 raperda yang diselenggarakan di ruang rapat paripurna DPRD Banyumas, Selasa (21/12) kemarin.
Bupati mengatakan, masuknya Purwokerto sebagai salah satu nominator pengganti Jakarta karena dipandang dari sisi geografis terletak di tengah Pulau Jawa.
Sedangkan jika ditinjau dari kacamata falsafah Jawa, Purwokerto dinilai ideal karena kota ini membelakangi gunung serta menghadap ke laut. Stabilitas ekonomi maupun keamanan di Banyumas juga menjadi salah satu faktor kenapa Purwokerto menjadi pilihan. “Penduduk Banyumas menyebar merata di 27 kecamatan, dari sisi patriotrisme masyarakat sudah tak diragukan lagi karena sejumlah tokoh patriotris berasal dari sini, seperti Jenderal Sudirman, Susilo Sudarman, Suparjo Rustam dan Kuntoro Mangkusubroto,” katanya.
Bupati menambahkan, kota keripik ini menjadi nominasi yang kelima dari 10 alternatif kota lain seperti Palangkaraya, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin. Menurut pria kelahiran Kalirajut ini, yang diperlukan sekarang dalam menyikapi munculnya wacana itu adalah respon dari masyarakat. “Sekarang tinggal respon masyarakat seperti apa, juga nantinya bagaimana jika memang benar, tata ruang dan infrastruktur yang ada mau dibuat seperti apa. Jika memang benar Purwokerto akan  menjadi ibukota negara, maka sudah pasti terjadi perpindahan penduduk besar-besaran,” ungkapnya.
Rapat paripurna di DPRD kemarin menetapkan lima raperda yang sudah disampaikan eksekutif. Antara lain, Raperda APBD Tahun 2011, pajak daerah, perubahan pada SOTK Ajibarang, Dana Cadangan Pilkada dan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pemprov Jateng Tahun 2013. Dalam pandangan akhirnya kemarin, bupati menjawab satu persatu pandangan dari fraksi yang sebelumnya dibacakan oleh perwakilan anggota wakil rakyat. Salah satunya soal janji investasi yang disampaikan fraksi PKB dimana bupati mengatakan, pihaknya meminta PKB juga untuk ikut membantu dalam program invetasi yang saat ini masih terkendala dengan mahalnya harga tanah oleh warga ketika mendengar ada investor yang akan membelinya.
sumber: Radar Banyumas
Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait, artikel acak : Pasar Pretelon Terbakar.
Artikel Terbaru
- Twitter Bakal Makin Banyak Iklan di Tahun 2011
- Google Segera Luncurkan Tablet Baru Untuk Saingi iPad 3
- Google Sumbang Jutaan Dollar Untuk Proyek Tenaga Surya
- BRI Tanam 4000 Ketapang Laut
- Perbaikan Tanggul Sungai Diusulkan Dana Rp 10 Miliar
- Pemilihan Putra Putri Batik SMA Negeri 1 Bukateja
- Puskesmas Lakukan Pengobatan Keliling
- Serangan Chikungunya Meluas
- Warga Ring Satu Mengharap Kompensasi
- Tambah Fasilitas, Pasar Wage Pasang Exhoust
- PKL Siapkan Konsep Baru
- Nyore Tumpeng Bareng Bupati
- BIN Telusuri Dugaan Sabotase
- Nanti Malam Api Bisa Padam
- Peringatan Potensi Tsunami Dicabut
- Terlalu Berbahaya, Heli Batal Padamkan Tangki
- Jam Kerja PNS Berubah
- Shelter Tidak Bisa Diterapkan di Banyumas
- Sebagian Besar Rumah Dinas Kepala SD Rusak
- Siswi SMK Lahirkan Bayi Laki-laki

wehehehe apa enggane di temenani ya?
enggane bener “subhanallah”
ih enggane sida,aja aja lemahku pada di gusure,tapi ra papa lah dadi akeh llowongan gawenan.
Purwokerto pancen aman, tapi nek wis dadi Ibukota apa kira-kira ajeg ayem tentrem. Tapi lumayan si mendoan karo kupate inyong mesti bakal tambah laris lan terkenal, amin…..!!
Asyik…..!!!
ya semoga bae sida men ijazahku ora angrem..
asyik dadi tmbah akeh kawat bekas kena go didol, hmm teyeng tuku bakso..
janji2…….bertebaran,…kaya jamur di musim hujan,…rakyat perlu bukti,..MANA JANJI MANISMU ???????masih ingat,..angin surga yg pernah engkau hembuskan,,,wakil rakyat banyumas…..kasian rakyat hidupnya dipenuhi mimpi2….tanpa ujung….
nek sida berati dalan2 di rombaki, mol mol d deg2na ,pabrik2 d jagongna, purwokerto mbok kotane cilik kang???pa enggane sawah2 kakine rep d grujugi beton hah??? aja lah melaaassss…..
ga salah tuh.ntar malah jd kota macet.semrawut ga karuan.bnyk orng jahat.kebayang dech ribuan orang hijrah ke
purwokerto.pasti jd sumpek.
ya bener men copete ning karanglewas tambah akeh ………..mengko dadi ibukota copet
klo pwt jadi ibu kota…. menyedihkan… kota q yg damai nyaman n sejuk… pasti jadi serem kaya jakarta… purwokerto kan ramah… g kejam kaya ibu kota… benar???
@ve: lan kanca2: iya bener kang..trs trg inyong ngapak ora setuju. mengko malah rusak lan remuk suasana kotane dewek. wis ben kaya kiye bae..adem, ayem, insyaalloh tentrem sing penting ana hasil thithik2 nggo nyukupi keluarga. kebayang semrawut, akeh wong jahat, panas, kkumuh, lan kejjamm. jgn deh…
saya sebagai pemuda asli kelahiran banyumas menolak kalo pwt akan dijadikan ibukota negara.
wooy kae pada ora ndeleng jakarta kaya ngapa sedulur? semrawut mbok, macet dll. siki bae pwt be wis dalane rame, pa maning nek kedadean ibukota negara..
yang kita harus renungkan kembali adalah, janji2 bapak bupati yang pas kampenye akan memberikan lowongan pekerjaan seluas-luasnya pada warga bms. Tapi deleng kae pabrik gula kalibagor.. mesih kaya kae bae mbok? padahal salah satu janji beliau adalah menggerakan kembali pg kalibagor untuk dijadikan sebagai lahan usaha baru!. ternyata???
Angger kedadean temenan, purwokerto bakal maju. Monggo, kulo lan panjenengan sedoyo do’a supados kedadean. Allahumma….Amin…
aja lah ….nanti mesti ruwet macet semrawut sampah gelandangan penjahat koruptor pembunuh pemerkosa narkoba hiv aids pada ngumpul di purwokerto yg aman tentram dan adem ayem ini…cukuplah jd nominator ke 5 saja….sebagai indikator bahwa memang pwt kota yg patut di lihat dan di perhitungkan salam sejahtera utk purwokerto dan bupati banyumas tercinta….
ea apik kue,,,ibukota nang purwokerto,,,,dadine kan akeh gawean,,,,,dadi sing nganggur dadi langka,,truss dadine kotane rame bngetttt,,,,tmbah babone,tmbah tante tante,dadi teyeng kluruk……..
ihiiii,bener mbok kang mas,mbok yu,uwane,lilike….aja kaya kuwe lah
nek banyumas dadi ibukota waow,,,,berarti kudu di gawe lapangan motor mabur yoh,,,kira2 ning endi yah sing pas nggone?
Tata dulu tata kota banyumas, dan perbaiki perekonomian.belum mampu menjadi ibokota…tp saya senang purwokerto masuk 5 besar.
waduuhhh serem yaa,,, pasti nanti orang asli purwokerto banyumas lan purbalingga ter gusur, dan di kuasai oleh perantau2,apalagi kalau ada yg jahaatt atau teroriss iiihhh seraaammm yaa…
sebenernya kalau bisa jadi ibukota jawa tengah bagian barat aja..!!
kalau jadi ibukota negara wuuuuhhhh bakalan jd sarang koruptor,teroris,dan penjahat kelas teri sampai kelas tongkol tuuhhh,,,!!!
kabuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuurrrrrrr….!!
Tp mudah2an itu gak bakal terjadi, ya seklipun benar ibukota pindah ke purwokerto beneran..
ari inyong mung pengin ngomong ‘ORA SETUJU’ neng kali mantan bae nganah..toli omber…ben pembangunane maju…aja kalah karo malingsia
Kalau Pwt kurang pas ..”mungkin bisa kecilacap aja…Lagian cilacap kota terluas di jawa tengah…Mempunyai bandara..pelabuhan..dan lain sebagainya…sebagai fasilitas penunjang transportasi..Perusahaan besar berskala nasional maupun internasional sudah ada di cilacap ( Pertamina..holcim..juifa food..dll) …Lahan masih banyak tersedia..Tapi cilacap harus tetap bercahaya sampai kapanpun…:)
lah sing penting esih bisa mangan ya wes bersyukur banget,,,,tapi nek pancen bener dadi kenyataan ya ra papa purwokerto dadi ibu kota negara,,,bok jre sapa q melu dadi artis apa ddi pegawai DPR kan lumayan bisa tenar sitik xixixiiixixi